Cara dapat sertifikat JFT A1 mulai banyak dicari menjelang Agustus 2026. Penyebabnya, Japan Foundation akan mulai menampilkan hasil kemampuan bahasa Jepang mulai dari level A1, A2.1, hingga A2.2 pada ujian JFT-Basic.
Sayangnya, masih banyak yang mengira Jepang menghadirkan ujian baru bernama JFT A1. Padahal sebenarnya tidak ada tes baru. Yang berubah hanyalah sistem penilaian hasil ujian JFT-Basic sehingga kemampuan peserta bisa terlihat lebih rinci.
Tes Buat Sertifikat JFT A1 Bukan Ujian Baru yang Terpisah
Mulai Agustus 2026, kamu tetap mengikuti ujian JFT-Basic seperti biasa. Bedanya, hasil ujian tidak lagi hanya menunjukkan apakah kamu lulus level A2 atau belum.
Kalau kemampuanmu masih berada pada level dasar, hasil ujian akan menunjukkan level A1. Jadi, cara dapat sertifikat JFT A1 bukan dengan mendaftar tes baru, tetapi cukup mengikuti JFT-Basic sesuai jadwal resmi.
Perubahan ini juga menjadi langkah awal Jepang dalam menyiapkan kebutuhan tenaga kerja asing melalui sistem Ikusei Shuro, sehingga kemampuan bahasa peserta dapat dipetakan sejak level pemula.
Bagaimana Cara Mendapatkan Sertifikatnya?
Prosesnya cukup mudah. Pertama, buat akun di sistem pendaftaran Prometric, lalu pilih jadwal ujian JFT-Basic yang tersedia di Indonesia.
Saat hari ujian, peserta akan mengerjakan tes berbasis komputer yang menguji kosakata, membaca, mendengarkan, dan percakapan. Setelah hasil keluar, level kemampuan akan dicantumkan pada sertifikat bahasa Jepang yang diterbitkan.
Mulai periode ujian Agustus 2026, hasil JFT-Basic akan dibagi menjadi tiga kategori, yaitu:
- A1
- A2.1
- A2.2 (A2)
Artinya seseorang yang belum mencapai A2 penuh tetap bisa mengetahui posisi kemampuan bahasanya. Mari simulasikan saja range nilai-nilai berikut yang bisa kamu dapat sebagai hasil JFT-Basic:
- 145–174 → A1
- 175–199 → A2.1
- 200–250 → A2.2 (A2)
Jika nilainya di bawah 145, hasil level tidak akan ditampilkan. Kalau hasilmu berada di level A1, maka sertifikat akan menunjukkan level tersebut. Setelah kemampuan meningkat, kamu bisa mengikuti ujian kembali untuk mengejar skor lebih tinggi demi dapat sertifikat level berikutnya.
Penting untuk Persiapan Kerja ke Jepang
Perubahan ini memberikan keuntungan bagi calon pekerja Indonesia. Mereka kini bisa mengetahui perkembangan kemampuan bahasa Jepang meski belum mencapai level A2.
Hal ini juga penting karena kemampuan bahasa menjadi salah satu bekal utama dalam memenuhi syarat Ikusei Shuro maupun berbagai program kerja ke Jepang lainnya. Semakin jelas kemampuan bahasa yang dimiliki, semakin mudah pula menyusun target belajar berikutnya.
Kalau kamu berencana bekerja di Jepang pada beberapa tahun ke depan, sekarang menjadi waktu yang tepat untuk mulai belajar dan mengikuti JFT-Basic. Dengan memahami cara dapat sertifikat JFT A1, kamu tidak akan bingung saat pendaftaran dibuka mulai Agustus 2026, sekaligus memiliki sertifikat bahasa Jepang yang menjadi bukti kemampuanmu untuk melangkah menuju karier di Jepang.
Kredit Gambar: Tiffany Chang/Unsplash